Perbedaan Antara Tugas Dan Fungsi News Presenter

1 06 2009

Seiring dalam perkembangan pertelevisian serta kebutuhan audience dalam mengkonsumsi berita yang disajikan oleh stasiun TV berbeda-beda, ada sebagian masyarakat yang hanya butuh berita yang dibacakan saja, biasanya kelompok audiense ini para pejabat pemerintah, ibu rumah tangga. Namun ada pula kelompok audiense yang sangat kritis membutuhkan sisi lain dari berita yang disuguhkan oleh divisi pemberitaan sebuah stasiun TV, rata-rata kelompok ini di dominasi oleh mahasiswa, politikus, anggota dewan dan masyarakat kecil. karena itu sebuah stasiun televisi membuat program pemberitaan yang berbeda, dari program yang berbeda-beda itulah muncul beberapa profesi yang muncul :

06

* News-reader, yaitu orang yang berprofesi sebagai pembaca berita, menjadi news reader merupakan profesi yang sangat enteng , karena dia hanya membacakan lead berita yang sudah sudah disusun. Dalam dunia modern, teknologi memungkinkan para jurnalis melakukan siaran langsung dari lokasi kejadian, sehingga mengurangi peran utama sang pembaca berita.

Contoh: para presenter MetroTV News Flash, presenter TV lokal

* News-caster, yaitu orang yang berprofesi sebagai pembaca berita, tetapi juga ikut aktif dalam pencarian berita. dia mencari berita sendiri, disusun sendiri, di-edit sendiri, trus dipresentasikan sendiri. News Caster adalah orang yang menyiarkan program berita dan ia juga bekerja sebagai jurnalis and ikut dalam peliputan berita atau produksi berita, yakni aktif ikut serta dalam membuat naskah berita yang akan dibacakannya. Istilah ini diperkenalkan di tahun 1980an untuk membedakan jurnalis aktif dari pembaca berita, jenis presenter berita sebelumnya.

Baca entri selengkapnya »

Iklan




Jurnalistik Baru

1 06 2009

02
Beberapa dasawarsa terakhir di dunia jurnalistik berkembang gaya jurnalistik yang di sebut jurnalistik baru.

Sesuai dengan nama sebagai jurnalistik baru, maka jenis jurnalistik ini berbeda dengan gaya jurnalistik lama. karena menurut yang pernah saya tangkap di kelas saat mengukuti mata kuliah News Current and Affair jurnalistik lama bersifat linier. yaitu satu referensi saja. sementara untuk yang jurnalistik baru beritanya bersifat multilinier.

Selain menggunakan refernsi pokok, yaitu kejadiannya, gaya jurnalistik baru juga juga di lengkapi dengan referensi-referensi lain, seperti halnya melakukan wawancara dengan orang atau narasumber yang mengetahu kejadian suatu peristiwa, kliping surat kabar, majalh, buku, dan sebaginya. sehingga beritanya jauh lebih lengkap dari pada berita yang di tulis dengan gaya jurnalistik lama.

SEJARAH JURNALISTIK

Menurut Onong Uchjana Effendy, kegiatan jurnalistik sudah berlangsung sangat tua, dimulai zaman Romawi Kuno ketika Julius Caesar berkuasa. Waktu itu ia mengeluarkan peraturan agar kegiatan-kegiatan Senat setiap hari diumumkan kepada khalayak dengan ditempel pada semacam papan pengumuman yang disebut dengan Acta Diurna.

Baca entri selengkapnya »